Rabu, Februari 18, 2009

I Miss My Home So Much...

Pesan singkat itu akhirnya aku terima pukul 7:32 pagi. Senang sekali, akhirnya aku mendengar kabar darinya setelah 12 hari ia menghilang. Ya, mungkin karena hari ini adalah hari yang berbeda untukku.

Tahun demi tahun aku lewati, dan pasti selalu ada suatu yang mengejutkan, yang membuatku mencoba mencari kumpulan remah-remah pengalamanku terdahulu untuk dapat mengeluarkan suatu tingkah laku yang dapat dijadikan respon terhadap stimulus yang mengejutkan itu (hmmm...ketauan abis belajar teori kepribadian, dulu kemana 'cha?).

Terbiasa mendengar ucapan untukku di hari ini dari seseorang yang sedikit lebih spesial dari yang lain, tepat pukul 24.00, tapi tahun ini tidak. Bahkan aku pun juga sudah tertidur sebelum hari berganti menjadi hari ini, tadi malam. Ini aku sebut dengan pelajaran No.1 yaitu ucapan ulang tahun tak perlu diucapkan tepat pada pergantian hari.

Biasanya aku tidak hanya dikirimi pesan singkat, tapi aku ditelepon, tapi tahun ini, aku yang menelepon. Dan ini adalah pelajaran No.2, apa salahnya yang ulang tahun malah yang menelepon.

Saat telepon itu (akhirnya) diangkat juga olehnya, seketika aku sedih mendengar suaranya. Tak ada keceriaan yang biasa selalu ada di dalam dirinya. Tak ada semangat menggebu yang dulu aku dengar, seperti saat ia menyemangatiku. Langsung aku padamkan harapan akan ada kata-kata manis yang keluar dari mulutnya. Dan tak mungkin aku memarahinya.

"Kamu kemana aja?"

"Ditelan bumi."

"Tapi baik-baik sajakah?"

"Nggak."

"Kenapa?"

"Banyak sekali masalah."

"Tapi bisa dihandle dong?"

"Sebagian bisa, sebagian ngga."

"Terus kemaren jadi ke luar kota?"

"Sempet ke beberapa kota di Sumatera, sebentar-sebentar."

"Terus sekarang lagi di Jakarta?"

"Sekarang di Jakarta. Mau pergi kemana hari ini?"

"Pengennya siy pergi sama kamu, tapi kalo ngga bisa ya ga papa."

"Ya udah ya, take care. Bye."

Aku tahu, ia tak mungkin akan seperti itu, jika keadaan kantornya sedang baik-baik saja.

Huuuuhhh, rasanya ingin berlari menghampirinya, memeluk dan lakukan apapun yang bisa meringankan lelahnya.

Cepet selesai urusan kantormu, terus kiita bisa senang-senang lagi ya...

I'm here waiting for you baby, because I miss my home so much..

0 komentar: