Sabtu, Juni 06, 2009

Menyambung Nyawa Di Neraka?...

Desah napas mereka penuhi ruang itu...
Menaik, tersengal, dan penuh hasrat...
Bagai dari paru yang penuh sisa nikotin...
Berlomba dengan ayunan cinta...

Tak lagi bertopeng...
Tanggalkan segala...
Mengikat ketidakpedulian...
Mengumpulkan kucuran air mata...

Bermandi peluh...
Menari dengan perih...
Bertaruh dengan sakit...
Menyambut neraka...

Rintihan itu masih terdengar...
Yang mereka harap bukan rintih derita...
Tapi pasti bukan rintih bahagia...
Mereka hanya tak tahu lagi harus bagaimana...

Jika mereka bisa berteriak...

Hei, jangan panggil aku lonte!...
Karena kau tak tahu bagaimana harus berjalan memakai sepatuku...
Jangan kau hujat aku...
Karena kau tak perlu bingung besok bisa makan atau tidak...

Tutup mulut kalian!...
Kalian kira aku tak ingin bekerja halal?...
Di gedung perkantoran elit, berbaju mahal dan berbadan wangi...
Dan gaji berjuta-juta?...

Kalian tak rasakan ibu mati,...
Saat kedua kaki ini pun masih gontai berjalan...
Kalian tak disuguhi pemandangan yang aku lihat...
Bapak yang bekerja sebagai mucikari...

Jangan hanya salahkan aku...
Salahkan bapak, suami atau anak laki-laki kalian...
Yang masih mencariku...
Untuk mencumbu mereka...

Jangan hanya salahkan aku...
Tanyakan diri kalian...
Mengapa mereka tetap mencariku...
Untuk luapkan hasrat sesaat...

Pikirmu aku murahan 'kan?...
Hanya demi selembar, dua lembar seratus ribu...
Aku relakan badanku, jiwaku...
Yang aku paksa untuk mati rasa...

Aku begini, karena aku tak ingin anak perempuanku sepertiku...
Atau berkelauan seperti bapaknya...
Aku ingin tetap bisa mengantar dan menungguinya di sekolah saat pagi menjelang...
Walau aku harus mengorbankan nyawa, di malam heningnya...

Tanyaku sekarang...
Adakah neraka untukku?...
Atau untuk mereka yang meniduriku?...
Atau untuk kalian?...

Aku tak perlu jawaban sekarang...
Aku hanya perlu kalian untuk diam...
Jawab dalam hati...
Atau sertakan anakku dalam doa kalian...

----

"Siapa yang merasa tak mempunyai dosa sama sekali, silakan melempar batu pada perempuan itu!"

Nominated for future project "Antara Jiwa, Cinta dan Neraka"

0 komentar: